PENGANTAR KEAMANAN INFORMASI
Universitas Bina Darma
Dosen Pengajar
Taqrim Ibadi, M.Kom
Menurut Committee on National Security Systems (sebuah departemen di negara
Amerika yang bertanggung jawab terhadap system keamanan dunia maya),
information security atau keamanan system informasi adalah perlindungan
informasi dan elemen elemennya termasuk system dan perangkat kerasnya. Jika
dihubungkan dengan goal dari information security, yaitu confidentiality,
integrity dan availability (dikenal dengan segitiga CIA), maka information
security adalah sebuah perlindungan informasi dari confidentiality, integrity
dan availability pada saat informasi tersebut sedang di proses, di
transmisikan, ataupun dalam penyimpanannya. Dalam hal ini, yang dimaksud segi
tiga CIA adalah:
1. Confidentiality
- Mencegah pengungkapan data yang tidak
sah
- Memastikan bahwa data hanya dapat
dilihat oleh pengguna yang berwenang
- Beberapa Metoda
Authentication dikombinasi dengan
Access controls
Cryptography
2. Integrity
- Menjamin bahwa data belum diubah,
dirusak, atau rusak
- Hanya Pengguna berwenang yang
memodifikasi
- Hashing menjamin integritas
Jenis hash: MD5, SHA, HMAC
Jika data berubah, nilai hash berubah
Berikut gambarannya :
3. Availability
- Data dan layanan tersedia saat
diperlukan
- Tehnik:
Disk redundancies (RAID)
Server redundancies (clusters)
Site redundancies
Backups
Alternate power
Cooling systems
Pengenalan Konsep Risiko Dasar
1. Risk
- Risk (Risiko)
Kemungkinan ancaman adanya eksploitasi kerentanan, yang mengakibatkan
kerugian
- Threat (Ancaman)
Keadaan atau peristiwa yang memiliki potensi
membahayakan confidentiality, integrity, atau availability
Insider threat (ancaman dari dalam)
- Vulnerability
Kelemahan
2. Risk
Mitigation (Penanggulangan Resiko)
- Mengurangi
kemungkinan ancaman bisa mengeksploitasi kerentanan
- Dilakukan dengan
menerapkan kontrol (juga disebut penanggulangan dan perlindungan)
- Bahkan jika ancaman
tidak dapat dicegah, seperti tornado
3. Risk Control:
- Proses untuk mengontrol ancaman ancaman
sehingga dapat mengurangi atau menghilangkan akibat dari ancaman ancaman
terhadap informasi.
Exploring Konsep Authentication
Identification, Authentication, and Authorization :
- Identification
Sebutkan nama (tanpa membuktikan)
- Authentication
Membuktikan identitas Anda (dengan password, sidik jari, dll)
- Authorization
Mendapatkan akses ke sumber daya berdasarkan bukti
identitas pengguna
Untuk mengetahui
kekuatan dan kemampuan resiko atau enemy maka yang harus dilakukan adalah:
- Identifikasi semua ancaman yang ada di tempat
kita bekerja
- Lakukan analisa terhadap semua ancaman atau
resiko tersebut
- Pahami benar benar scenario ancaman tersebut
- Identifikasi control yang ada terhadap semua
ancaman yang ada.
- Identifikasi juga mitigation strategic, termasuk
biaya yang timbul dan keefektifannya
Aturan Password
- Passwords harus
kuat
Minimal 8 karakter, dengan tiga: huruf besar, huruf kecil, angka, dan
simbol
- Ubah password secara teratur
- Jangan menggunakan kembali password
- Ubah password default
- Jangan menuliskan password
- Jangan berbagi password
- Kebijakan account lockout
Memblokir akses setelah terlalu banyak password yang salah dimasukkan
- Password history
- Mengingat password sebelumnya sehingga
pengguna tidak dapat menggunakannya kembali
- Account Lockout
Policies
- Batas Account lockout
- umlah maximium kali password yang salah
dapat dimasukkan (biasanya 5)
- Durasi lockout akun
- Berapa lama account terkunci (biasanya
30 menit.
1. Exploring Authentication Services
Layanan Authentication
1. Kerberos
- Digunakan pada Windows Active Directory
Domains
- Digunakan di UNIX realms
- Dikembangkan di MIT
- Mencegah Man-in-the-Middle attacks dan
replay attacks
2. Syarat Kerberos
- Sebuah metode menggunakan tiket yang
digunakan untuk otentikasi
Key Distribution Center (KDC) memberikan ticket-granting-tickets, yang
disajikan untuk meminta tiket yang digunakan untuk mengakses objek
- Sinkronisasi waktu dalam waktu
lima menit
- Database subyek atau pengguna
Microsoft Active Directory
3. Detail Kerberos
- Saat user logs on
DC
mengeluarkan ticket-granting-ticket dengan umur waktu
sepuluh jam
- Kerberos menggunakan port 88 (TCP &
UDP)
- Kerberos menggunakan symmetric
cryptography
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
- Format dan metoda untuk query
directories
- Digunakan oleh Active Directory
- Ekstensi standard X.500
- LDAP v2 bisa menggunakan enkripsi SSL
- LDAP v3 bisa menggunakan enkripsi TLS
- LDAP menggunakan ports 389 (tidak
terenkripsi) atau 636 (enkripsi) (TCP dan UDP)
Mutual Authentication
- Kedua entitas dalam sesi otentikasi
sebelum pertukaran data
Sebagai contoh, kedua klien dan server
- MS-CHAPv2 menggunakan mutual autentikasi
Single Sign-On
- Pengguna dapat mengakses beberapa sistem
setelah memberikan identitasnya hanya sekali
- Federated Identity Management System
Menyediakan otentikasi terpusat dalam lingkungan homogen
Previous Logon Notification
1. Multifactor Authentication
- Lebih dari satu
Something you know
Something you have
Something you are
- Two similar factors is not two-factor
authentication
- Dua faktor yang sama bukan not two-factor
authentication
Misal password dan PIN
2. Exploring Authentication Services
Layanan Authentication
1. Kerberos
- Digunakan pada Windows Active Directory Domains
- Digunakan di UNIX realms
- Dikembangkan di MIT
- Mencegah Man-in-the-Middle attacks dan replay attacks
2. Syarat Kerberos
- Sebuah metode menggunakan tiket yang digunakan untuk
otentikasi
Key Distribution Center (KDC) memberikan ticket-granting-tickets, yang
disajikan untuk meminta tiket yang digunakan untuk mengakses objek
- Sinkronisasi waktu dalam waktu lima menit
- Database subyek atau pengguna
Microsoft Active Directory
3. Detail Kerberos
- Saat user logs on
DC mengeluarkan ticket-granting-ticket dengan umur waktu sepuluh jam
- Kerberos menggunakan port 88 (TCP & UDP)
- Kerberos menggunakan symmetric cryptography
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
- Format dan metoda untuk query directories
- Digunakan oleh Active Directory
- Ekstensi standard X.500
- LDAP v2 bisa menggunakan enkripsi SSL
- LDAP v3 bisa menggunakan enkripsi TLS
- LDAP menggunakan ports 389 (tidak terenkripsi) atau
636 (enkripsi) (TCP dan UDP)
Mutual Authentication
- Kedua entitas dalam sesi otentikasi sebelum pertukaran
data
Sebagai contoh, kedua klien dan server
- MS-CHAPv2 menggunakan mutual autentikasi
Single Sign-On
- Pengguna dapat mengakses beberapa sistem setelah
memberikan identitasnya hanya sekali
- Federated Identity Management System
Menyediakan otentikasi terpusat dalam lingkungan homogen
3. Remote Access Authentication
Remote Access
- Clients connect through VPN (Virtual Private Network)
or dial-up
- A VPN allows a client to access a private network over
a public network, usually the Internet
Remote Access Authentication Methods
- PAP (Password Authentication Protocol)
Passwords sent in cleartext, rarely used
- CHAP (Challenge Handshake Protocol)
Server challenges the client
Client responds with appropriate authentication information
- MS-CHAP
Microsoft's implementation of CHAP
Deprecated
Remote Access Authentication Methods
- MS-CHAPv2
More secure than MS-CHAP
Seriously broken by Moxie Marlinspike at Defcon 2012 (Link Ch 1c)
He recommends using certificate authentication instead
Remote Access Authentication Methods
- RADIUS (Remote Authentication Dial-in User Service)
Central authentication for multiple remote access servers
Encrypts passwords, but not the entire authentication process
Uses UDP
Remote Access Authentication Methods
- TACACS (Terminal Access Controller Access-Control
System)
Was used in UNIX systems, rare today
- TACACS+
Cisco proprietary alternative to RADIUS
Interacts with Kerberos
Encrypts the entire authentication process
Uses TCP
Uses multiple challenges and responses during a session
AAA Protocols:
Authentication, Authorization, and Accounting
Authentication, Authorization, and Accounting
- Authentication
Verifies a user's identification
- Authorization
Determines if a user should have access
- Accounting
Tracks user access with logs
RADIUS and TACACS+ are both AAA protocols
Kerberos doesn't provide accounting, but is sometimes called an AAA
protocol